Jumat, 09 April 2010

Tidak serius mengatasi perihal hutang (khususnya hutang kartu kredit)



Hutang kartu kredit sangat membahayakan kestabilan keuangan keluarga. mengapa? Memiliki hutang kartu kredit akan membuat Anda stres. Mengetahui bahwa Anda berhutang kepada sebuah perusahaan dan Anda dibebani bunga yang bisa mencapai 40% lebih pertahunnya. Ketakutan Anda tidak dapat melunasi hutang tersebut dan akan selalu menghantui Anda siang dan malam.
Kartu kredit sudah merupakan alat bantu pembayaran yang lazim di sebagian masyarakat kita, bahkan kecenderungannya mereka melihat bahwa kartu kredit sudah merupakan gaya hidup. Ia bahkan memberikan banyak peluang tambahan bagi konsumen pengguna untuk mendapatkan kemudahan baik dalam bertransaksi maupun skema pembayaran yang bisa dicicil.
Salah satu kemudahan dari kartu kredit adalah alat untuk mengambil uang tunai melalui ATM. Tapi Anda harus ingat, mengambil uang tunai dengan kartu kredit melalui ATM sangat membebani Anda. Bila Anda mengambil tunai melalui ATM dengan kartu kredit maka:
Pada saat mengambil uang tunai melalui ATM, maka secara langsung dikenakan fee pengambilan yang besarannya sekitar 30 sampai 40 ribu.
Bunga bulanan secara langsung akan berlaku, tidak ada masa tenggang atau grace period pada transaksi melalui ATM.
Bunga yang dikenakan lebih tinggi dari bunga biasa yang dibebankan dalam tagihan pembelanjaan biasa, paling tidak 4% per bulan. Dimana setahun lebih dari 48% (bunga berbunga).
Jadi bila ditinjau dari hal-hal tersebut diatas maka kami tidak menganjurkan untuk mengambil uang tunai melalui ATM dengan kartu kredit. Karena selain beban administratif yang tinggi, bunga yang dibebani kepada Anda tinggi. Akan tetapi kemudahan ini tentu saja dapat digunakan terutama disaat keadaan sangat darurat.
Jangan terjebak dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh lembaga pengeluar kartu kredit. Sebaiknya sebagai konsumen pemegang kartu kredit Anda harus waspada dan hati-hati. Karena terkadang kemudahan dapat mencelakakan.
Berkaitan dengan penggunaan kertu kredit, kami menyarankan untuk menggunakan kartu kredit sebagai alat pembayaran keperluan sehari-hari atau biaya bulanan yang sudah dianggarkan. Sehingga bila tagihan bulanan datang, Anda dapat langsung membayar lunas. Karena pengeluaran dengan kartu kredit yang Anda lakukan sudah masuk dalam anggaran bulanan yang Anda dan keluarga tetapkan.

Macam-Macam / Jenis-Jenis Manajer Berdasarkan Sikap Globalisasi Internasional - Ilmu Ekonomi Manajemen


Berdasarkan sikap dan perilaku para manajer internasional dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu :
1. Ethnocentric Manager / Manajer EtnosentrisEthnocentric Manager adalah manajer yang memiliki anggapan atau persepsi bahwa budaya dan perilaku kerja di negara tempat asalnya jauh lebih baik daripada tempat lain. Contohnya adalah di mana para manajer asing lebih suka memberikan kesempatan jenjang karir pada pekerja asing saja sehingga menimbulkan diskriminasi.
2. Polycentric Manager / Manajer PolisentrisPolycentric Manager adalah manajer yang menggangap bahwa pekerja asing dan pekerja lokal memiliki perbedaan yang cukup jauh dan tenaga kerja dalam negeri lebih memiliki daya saing dan skill di lapangan.
3. Geocentric Manager / Manajer GeosentrisGeocentric Manager memiliki suatu anggapan yang lebih realistik dibanding kedua jenis manajer di atas. Manajer geosentris memahami bahwa terdapat kekurangan dan kelebihan pada budaya yang ada sehingga perlu dibuat adanya penyesuaian budaya dengan memnggabungkan keduanya untuk membentuk budaya yang baru yang lebih kuat dan efektif.

Berinvestasi dalam produk yang berisiko tinggi, berharap menjadi cepat kaya



Banyak sekali bermunculan tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan yang berlipat ganda melalui iklan-iklan di berbagai media masa. Banyak masyarakat yang tergiur dengan tawaran investasi jenis ini, keuntungan berlipat dalam waktu singkat.
Kami mengharapkan agar Anda sebagai konsumen waspada akan hal ini, teliti sebelum membeli. Karena banyak dari tawaran itu hanya berupa pepesan kosong. Mengharapkan keuntungan berlipat ganda dalam waktu singkat, yang didapat hanyalah kerugian dan dapat mengakibatkan kerusakan tatanan keuangan keluarga yang sudah terbangun.
Masyarakat kebanyakan percaya bahwa untuk mencapai kesusksesan dalam berinvestasi sangat bergantung dengan kemampuan Anda untuk menginvestasikan dalam jumlah besar dan kemampuan Anda untuk mendapatkan keuntungan besar dalam waktu singkat.
Sebenarnya kedua hal ini tidak sepenuhnya benar. Untuk mencapai kekayaan dalam arti keuangan memerlukan waktu dan ketekutan untuk mencapainya. Pola investasi “dollar cost averaging” merupakan solusinya. Yaitu dengan menyisishkan sebagian penghasilan bulanan selama jangka waktu yang Anda tentukan untuk mencapai tujuan yang diimpikan.
Prinsip dasar dari investasi adalah semakin tinggi tingkat pengembalian suatu produk investasi akan diikuti dengan risiko yang tinggi pula. Jadi dapat diyakini bahwa tidak ada investasi, apalagi dengan tingkat pengembalian yang tinggi tapi tanpa resiko. Benar tidak? Tapi mengapa banyak investor maupun individu yang terjerumus ke dalam investasi jenis ini? Banyak sebab yang bisa menjelaskan hal ini. Mungkin saja individu tersebut tidak mengetahui atau mempelajari perihal investasi yang akan dibelinya. Atau mungkin saja mereka terbuai dengan janji-janji yang diberikan. Dalam keadaan ekonomi yang semrawaut seperti sekarang ini, membuat banyak investor individu tergiur karenanya. Keuntungan tinggi yang diharapkan, kerugian atau kehilangan yang didapat.

Definisi/Pengertian Manajemen Keuangan, Tugas Pokok Dan Tujuan Manajer Keuangan Perusahaan


A. Pengertian Manajemen Keuangan
Manajemen Keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh organisasi atau perusahaan.
Penjelasan Singkat Masing-Masing Fungsi Manajemen Keuangan :1. Perencanaan KeuanganMembuat rencana pemasukan dan pengeluaraan serta kegiatan-kegiatan lainnya untuk periode tertentu.2. Penganggaran KeuanganTindak lanjut dari perencanaan keuangan dengan membuat detail pengeluaran dan pemasukan.3. Pengelolaan KeuanganMenggunakan dana perusahaan untuk memaksimalkan dana yang ada dengan berbagai cara.4. Pencarian KeuanganMencari dan mengeksploitasi sumber dana yang ada untuk operasional kegiatan perusahaan.5. Penyimpanan KeuanganMengumpulkan dana perusahaan serta menyimpan dana tersebut dengan aman.6. Pengendalian KeuanganMelakukan evaluasi serta perbaikan atas keuangan dan sistem keuangan pada paerusahaan.7. Pemeriksaan KeuanganMelakukan audit internal atas keuangan perusahaan yang ada agar tidak terjadi penyimpangan.
B. Tugas Pokok Manejemen Keuagan
Tugas-tugas dasar yang diemban oleh seorang menejer keuangan secara umum adalah :1. Mendapatkan Dana Perusahaan2. Menggunakan Dana Perusahaan3. Membagi Keuntugan / Laba Perusahaan
C. Tujuan Manajemen Keuangan
Tujuan dengan adanya manajer keuangan untuk mengeloka dana perusahaan pada suatu perusahaan secara umum adalah untuk memaksimalisasi nilai perusahaan. Dengan demikian apabila suatu saat perusahaan dijual maka harganya dapat ditetapkan setinggi mungkin.



Persoalan keuangan pribadi sering kali dilupakan dan diabaikan. Padahal bila melihat sebuah perusahaan, pola perencanaan yang dilakukan di perusahaan hampir sama dengan perencanaan yang seharusnya dilakukan dalam keluarga. Dengan keterbatasan sumber pendanaan, perusahaan berusaha untuk dapat mecapai apa yang dicanangkan melalui strategi perencanaan. Seharusnya keluarga juga demikian. Penghasilan bulanan yang diterima setiap bulan secara regular sudah seharusnya Anda alokasikan dengan efisien untuk dapat mencapai semua tujuan yang Anda dan keluarga miliki.
Dalam kaitannya dengan keputusan atau cara pandang keuangan yang Anda lakukan selama ini, kami mencoba memberikan saran-saran dalam beberapa keputusan keuangan yang sebaiknya Anda hindari. Karena menurut hemat kami, keputusan ini akan berdampak terhadap kestabilan keuangan keluarga Anda.